Workshop Guru Akselerasi Madrasah Se-Malang Raya di MAN Malang 1

•September 23, 2011 • Leave a Comment

Workshop untuk guru Akselerasi Madrasah Se-Malang Raya pada tanggal 20 September  2011 bertempat di aula MAN Malang I diselenggarakan untuk menambah pengetahuan bagi guru tentang penanganan dan pembelajaran bagi siswa akselarasi.

Kelas Akselarasi di MAN Malang I sendiri sudah dibuka sejak  tahun pelajaran 2008 / 2009 dan telah mengantarkan 2 angkatan lulus dengan hasil yang baik. Dan saat ini telah memasuki tahun ke 4.  Sebagai fasilitator atau pembicara adalah Dr.Amril Muhammad, S.E,M.Pd yaitu Sekjend Asosiasi CI+BI Nasional.

Acara yang dihadiri kurang lebih 45 guru Akselerasi Madrasah Se-Malang Raya ini disambut antusias yang tinggi oleh para peserta yang benar-benar ingin banyak mengetahui cara belajar dan berinteraksi yang benar dengan siswa akselerasi sehingga dapat terlaksan KBM dengan baik dan lancar, tercapainya mutu prestasi yang bagus bagi siswa, tercapainya tujuan pembelajaran yang ingin diberikan guru kepada siswa dan dapat meminimalisir masalah yang muncul saat proses belajar mengajar pada diri siswa.

BUKA BERSAMA LINTAS ANGKATAN AKSELERASI MAN MALANG I

•August 10, 2011 • Leave a Comment

Akselerasi Magesa Lintas Angkatan ( 1 – 4) menggelar acara buka puasa bersama pada hari Minggu 7 Agustus 2011.

Acara yang digelar di kediaman guru BP Akselerasi, ibu Dra. Hj. Siti Kholifah ini dihadiri seluruh siswa-siswi akselerasi dan Alumni, guru wali kelas dan pengelola.

Ketua Akselerasi MAN Malang I, bpk Drs. Sabilal Rosyad  menjelaskan, acara buka puasa bersama itu selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, juga menjalin kebersamaan dan silahturahmi antara siswa akselerasi baik yang masih belajar maupun yang sudah lulus.

Siswa Akselerasi MAGESA yang berprestasi

•July 30, 2011 • Leave a Comment

M. Hizbulloh Abrori

Assalamualaikum wr.wb.

Alhamdulillah wasyukurrillah kita panjatkan kepada Allah swt yang telah memberikan banyak nikmat kepada kita semua.

Sudah banyak pula kenikmatan-kenikmatan yang sudah sering saya rasakan, dan salah satu bentuk nikmat yang telah Allah berikan kepada saya  yaitu berupa hasil yang memuaskan ketika saya mengikuti kegiatan Lomba Keagamaan Pramuka (LKP) se-JawaTimur di UNISMA. Dengan izin Allah saya berkesempatan menjadi juara ke-dua putra pada bidang membuat dan mempresentasikan cerpen.

Sebenernya ini lomba ke 2 saya setelah sebelumnya saya ikut lomba pidato pada Jambore Koperasi 2011. Tetapi Allah belum membolehkan saya membawa pulang piala. Padahal pidato itu salah satu lomba yang saya gemari. Saya juga mempersiapkan lomba pidato itu dengan matang.

Ketika penggumuman hasil lomba pidato sudah di bacakan, saya sangat sedih sekali karena nama saya tidak disebutkan. Jujur, setelah sampai di rumah sepulang dari lomba. Saya menangis tersedu dan berkata “kenapa saya selalu gagal”. Setelah berhenti  saya teringat kata temen-temen di kelas “ jangan terbang terlalu tinggi, karena jika jatuh akan sakit sekali”. Dan sakit itu saya rasakan sekarang. Pada saat sebelum penggumuman di bacakan, saya yakin akan menjadi juara. tetapi kenyataannya berbeda dengan apa yang saya harapkan.

Setelah itu saya menyadari bahwa tak seharusnya kita terus menerus bersedih. Akhirnya saya mencoba mengikuti lomba lagi tetapi pada bidang yang berbeda, dengan harapan agar dapat memberikan hasil yang berbeda dengan sebelumnya. sebenernya lomba yang kedua ini saya ikuti dengan penuh perhitungan. Karena akan memakan jam belajar di sekolah selama 4 hari, apalagi saya berada di kelas akselerasi (percepatan).

Alhasil, Allah memberikan nikmat juara pada beberapa peserta termasuk saya. Walaupun tidak mendapat yang pertama, saya sangat senang dan bersyukur sekali bisa membawa pulang piala. Dan saya dapat mengikuti proses pembelajaran di sekolah seperti biasa dengan lancar. Ternyata aksel tidak membatasi kita untuk mengikuti kegiatan-kegiatan diluar proses pembelajaran dalam sekolah.

Itu ceritaku, apa ceritamu…?? .

Wasslamualaikum wr. wb.

Acara Pelepasan Siswa Akselerasi MAN Malang 1 Angkatan II Tahun Pelajaran 2010 / 2011

•July 12, 2011 • 1 Comment

Tahun Pelajaran 2010/2011 adalah tahun kedua untuk program Akselerasi MAN Malang I meluluskan 100% siswanya. Bertempat di DOME UMM pada hari Rabu tanggal 22 Juli 2011, 17 orang siswa akselerasi ini dilepas oleh Kepala MAN Malang I, Drs. H. Zainal Mahmudi bersama dengan siswa reguler. Hal yang sangat membanggakan bagi siswa karena mereka dapat menyelesaikan studinya lebih cepat dari kelas reguler dengan hasil yang cukup memuaskan. Terlebih beberapa dari mereka telah diterima diPTN favorit sesuai jurusan yang mereka inginkan.

                                       

Berikut daftar Siswa Akselerasi MAN Malang 1 yang sudah diterima diPTN :

1. A. Zainur Riffan Universitas Brawijaya Teknik Mesin

2. Anang Hidayat Polinema Teknik Mesin

3. Ilmiyah Nur Rahmatika Universitas Negeri Malang Pendidikan Kimia

4. Izza Nurmilla Universitas Islam Malang PGMI

5. Lailatul Fitria Universitas Negeri Malang Pendidikan Bahasa Indonesia

6. .M. Ainur Rofiq Universitas Brawijaya Manajemen Sumber Daya Perairan

7. M. Irsyadul Ibad Universitas Negeri Malang Pendidikan Fisika

8. Maulia Shofiyah Hanum STT Telkom Bandung Pemasaran

9. Nikmatur Rohmah Universitas Negeri Jember Farmasi

10. Syarif Firasyan Mahir Polinema Teknik Elektro

11. Maulida Anugrah W.A.H STT Telkom Bandung DKV

Kalau bisa 2 Tahun kenapa harus 3 Tahun?

•June 21, 2011 • Leave a Comment

Sukses dengan penyelenggaraan program setara Diploma 1 bidang IT yang bekerja sama dengan FKK SDI Institut Teknik Surabaya (ITS), MAN Malang 1 kembali membuka program baru untuk memfasilitasi siswa istimewa. Program tersebut adalah Kelas Akselerasi. Kata Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Drs. H. Zainal Mahmudi, M.Ag, pihaknya memberi fasilitas kepada anak-anak yang memiliki kecerdasan istimewa atau luar biasa. “Sesuai namanya, siswa yang memiliki kecerdasan rata-rata khususnya dalam mata pelajaran sains dan matematika akan dipersiapkan dan diarahkan menjadi siswa yang berprestasi unggul sesuai kepandaian yang mereka miliki. Madrasah hanya menjadi sarana dan stimulan bagi siswa guna mengembangkan potensi istimewanya (hidden-treassure)”, jelas Kepala Madrasah. Lebih lanjut, kepala madrasah mengharapkan siswa yang telah lulus dari kelas Akselerasi ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat dengan kecerdasan yang mereka miliki. Mereka bisa membawa perbaikan atau manfaat bagi umat.

Khususnya pada pemberian materi ajar, Kelas Akselerasi berbeda dengan kelas reguler. Pemberian materi pada kelas akselerasi didisain lebih padat dibandingkan dengan kelas reguler. Siswa yang masuk kelas Akselerasi berasal dari siswa kelas reguler yang memenuhi standar dan tentu saja tanpa paksaan baik dari pihak madrasah maupun orang tua siswa. Pihak Madrasah memberi kesempatan pada siswa untuk mengikuti tes intelegensi untuk mengukur IQ calon siswa aksel sebagai salah satu prasyarat memasuki progran akselerasi. Tes intelegensi ini ditangani langsung oleh tim psikologi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai mitrapenyelenggaraan program aksel di Magesa. Adapun persyaratan untuk bisa masuk kelas akselerasi antara lain adalah Nilai IQ minimal 130, didukung dengan nilai indikator lainnya seperti Task Commitment dan Creativity Quotient dan hasil test akademis dari SMP/MTsnya minimal 8. Selain itu, ada persetujuan kesanggupan antara siswa dan orang tua karena tanpa adanya kemauan kedua pihak, siswa tidak bisa mengikuti kelas Akselerasi ini.

Kelas Akselerasi adalah kelas layanan bagi siswa berbakat istimewa atau jenius. Penyelenggaraan pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa (selanjutnya disingkat menjadi pendidikan khusus bagi peserta didik CI/BI) di Indonesia menggunakan landasan hukum antara lain Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional :

Pasal 5 ayat 4 “warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus” Kategori siswa yang dapat menyelesaikan kurikulum lebih cepat dibanding siswa seusianya. Masa sekolah tingkat atas yang semestinya ditempuh selama 3 tahun hanya cukup diselesaikan selama 2 tahun.

Dilingkungan Departemen Agama Provinsi Jawa Timur sementara ini ada 9 Madrasah Penyelenggara Program Akselerasi yaitu :

1. MTs Unggulan PP Amanatul Ummah Surabaya
2. MTs Negeri Model Pamekasan
3. MTsN Malang 3
4. MTsN Malang 1
5. MAN Malang 1
6. MAN Malang 3
7. MAN 2 Madiun
8. MAN 3 Kediri
9. MTsN Bojonegoro

Dan sejak bulan September 2009 MAN Malang 1 ditunjuk oleh Kabid Mapenda Kanwil Depag Provinsi Jawa Timur sebagai Ketua Asosiasi Program Akselerasi se Jawa Timur.
Tentu dengan pendeknya masa pendidikan di tingkat atas ada beberapa hal yang bisa menjadi keuntungan bagi siswa dan orang tua, yaitu:

1. Siswa diarahkan untuk berpikir dewasa.
Dengan pemberian materi supercepat untuk mengimbangi tingginya intelegensi siswa maka ada kalanya guru pengajar memberikan tugas kepada siswa. Siswa Akselerasi akan terbiasa dengan tugas yang banyak sehingga mereka akan belajar bertanggung jawab, mandiri menyelesaikan tugas dan tidak banyak mengeluh. Pola belajarnya akan berubah rutin, tekun dan tepat waktu.

2. Pendampingan Belajar
Siswa Akselerasi terbiasa dengan jadwal belajar yang padat. Karena selain belajar dengan guru bidang studinya dikelas, mereka juga memiliki jam pendampingan yang tujuannya untuk membantu belajar mereka dalam mata pelajaran MIPA. Tidak diragukan lagi, nilai MIPA siswa Akselerasi pasti akan jauh lebih baik.

3. Keakraban siswa
Kekerabatan antar siswa dalam kelas Akselerasi dekat.Karena tiap hari selama 2 tahun, mereka hanya bertatap muka dengan teman sekelas yang tidak banyak jumlahnya. Apalagi didukung dengan banyak tugas yang membuat mereka terkadang harus bekerjasama untuk menyelesaikannya. Jelas beda sense-nya.

4. Masa belajar lebih pendek
Dengan hanya sekolah 2 tahun tentu saja Siswa Akselerasi bisa Lulus lebih cepat daripada teman se-angkatannya, menghemat umur. Bisa lebih banyak melakukan sesuatu dalam hidup.

Contoh : mau kuliah? selesai satu tahun lebih cepat, lumayan kan satu tahun pengalaman kerja.

5. Lebih hemat biaya
Sekolah lebih cepat berarti biayanya juga lebih hemat. Orang tua tidak harus lama-lama memberikan uang tambahan kepada siswa untuk transportasi atau jajan setiap hari. Bisa hemat 1 tahun dan biaya itu dapat digunakan untuk siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Ada cerita seorang ibu yang menasehati putrinya yang masuk kelas Aksel. Kalimat dari ibu itu cukup memotivasi putrinya, “sekolah itu mau yang pintar mau yang bodoh biayanya sama, mending jadi yang pintar”.

Jadi pada intinya tidak ada ruginya menjadi siswa Akselerasi. Kalau siswa berpikir bahwa menjadi anak aksel itu sulit, membosankan, kurang pergaulan, tidak ada waktu bermain, itu adalah pikiran yang sangat kolot untuk zaman modern seperti sekarang. Pikirkanlah, saat anda tua nanti, anda akan menyesal karena terlalu banyak bermain di masa muda. Tentu lebih baik sedikit bermain tapi bersenang hati dan berbangga di kemudian hari. Ingatlah! Masa muda sangatlah berharga khususnya pada masa remaja. Jadi kalau bisa selesai 2 tahun kenapa harus 3 tahun?

Gbr 1: Siswa Akselerasi sedang mengadakan percobaan di laboratorium Kimia

Gbr 2 : Salah satu proses KBM dalam kelas Akselerasi yang menggunakan media IT

Gbr 3 : Kegiatan siswa Akselerasi ketika mengikuti festivasl anak cerdas Istimewa se- jatim di Dome-UMM

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.